Video: Luar Biasa Gelombang Tinggi Terjang Kepulauan Anambas

377

NATUNATERKINI.COM – Gelombang tinggi menerjang Kepulauan Anambas. Fenomena alam akibat badai Pabuk ini terjadi sejak Rabu (2/1/2019) sore hingga Kamis (3/1/2019) dini hari.

Akibatnya, Jembatan Selayang Pandang yang berada di Tarempa mengalami kerusakan.

Gelombang setinggi empat meter tersebut menghantam jalan di pesisir Tarempa, Anambas. Terlihat bagian rambu-rambu jembatan lepas diterjang gelombang.

Batamnews memperoleh video yang menggambarkan dahsyatnya gelombang setinggi 2 hingga 4 meter itu.

Video tersebut diambil di Pantai Arung Hijau pada Rabu kemarin sekira pukul 15.40 WIB.

Dari video tersebut terlihat, gelombang nyaris menutup sebuah dermaga panjang di pantai tersebut.

Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam, Suratman mengatakan, selain gelombang tinggi peristiwa tersebut berbarengan dengan pasang air laut.

“Kejadiannya tadi malam, hingga pukul 3 dini hari,” katanya saat dihubungi Batamnews.co.id.

Suratman mengatakan, sampai saat ini kondisi sudah kembali normal, namun warga diminta tetap berhati-hati. Diperkirakan, fenomena gelombang tinggi akan terjadi hingga akhir Januari.

“Tinggi gelombang 2.5 meter sampai 4 meter, tidak ada korban dalam kejadian itu,” katanya.

Gelombang tinggi diakibatkan adanya badai tropis Pabuk di Laut Cina Selatan, tepatnya di sebelah Barat Laut Kalimantan atau sekitar 220 km sebelah Utara Natuna. Kondisi tersebut membuat  perairan di Kepulauan Riau (Kepri) tidak kondusif.

Kondisi cuaca secara umum diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Namun berpotensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Hal ini karena badai tropis Pabuk kurang mendukung untuk pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Kepri.(Nt/anb)

Sumber: BatamNews

BAGIKAN