VIDEO: Harmonis Goro Bersama Jelang Perayaan Imlek 2570 di Natuna

471

NATUNATERKINI.COM, NATUNA – Perayaan imlek jatuh pada 5 Februari mendatang atau tahun baru Cina 2570 disambut gembira warga dengan Gotong Royong bersama di Kampung Tua Penagi, Ranai, Kabupaten Natuna.

Pagoda di kelenteng Penagi

Suasana Asri di Penagi nampak jelas tergambar dari warganya. Jika ke sini, kita seolah merasakan kehidupan masa lampau di Natuna. Pluralitas warga di Penagi cukup beragam, mulai etnis melayu, tionghoa, jawa, sumatera, bugis dan sebagainya.

Penagi adalah sebuah perkampungan unik yang berada di atas Laut Natuna utara, Kepulauan Riau. Pada masa lalu, Kampung Penagi merupakan kampung pelabuhan yang amat ramai. Begini sudut-sudutnya!

Terlihat dari depan teras Klenteng Pu Tek Chi, mulai dipasang ornament khas warna merah tanda bersiap diri menghadapi perhelatan akbar Tahun Baru Imlek.

Dari teras depan Klenteng Pu Tek Chi, kini sudah lengkapi sebuah Pagoda Beton berukuran tiga meter bangunan bermotif kerucut menjulang digunakan untuk membakar kertas sembahyang.

Ada juga Hiasan lampion-lampion merah yang terpasang pada tiang-tiang bambu sepanjang jalan pelantar menjadikan suasana imlek semakin semarak.

Namun Lebih menarik lagi di sana Ada berdiri bangunan surau tempat ibadah umat muslim bergandeng bersebelahan dengan klenteng tempat ibadah umat konghucu terpaut jarakhanya 2 meter.

Klenteng Pu Tek Chi di Penagi Natuna

 

Seng Tong (70) Pria Tionghoa paruh baya temui di sela-sela aktivitasnya menjemur cengkeh sore itu, Seng Tong yang sudah lama menjadi pengurus klenteng mengaku jika perayaan imlek di Penagi selalu semarak.

“Kemarin pagi Kita bersama sama warga dan para pemuda setempat membersihkan perkarangan Masjid dan kelenteng, di sini kami berbaur sangat akrab tidak ada lagi skat diantara Islam Dan Non Islam dalam menjaga kerukunan, di kampung penagi,”ujar Sentong, Senin, (28/1/2019).

Lebih lanjut, menurutnya, rencana panitia Imlek  ada atraksi barongsai akan ikut memeriahkan perayaan imlek, “Tahun Ini masih seperti tahun tahun sebelumya kita ada atarkasi barongsai untuk menyemarak perayaan Imlek,”ujarnya.

Muslimin, pengurus Surau Al- Mukarramah ketika di temui sore hati sedang cengramah bersama warga menjelang masuknya Adzan Magrib, Ia mengatakan, kampung Penagai merupakan  simbol kerukunan antar umat beragama sangat erat terjaga dari dulu hingga kini.

Gotong royong menjadi kebiasaan Warga sikap toleransi terus terpupuk, Jelang tahun baru Imlek 5 Februari mendatang, “kita bersama warga umat Konghucu laksanakan gotong-royong bersihkan klenteng,”katanya.

NONTON VIDEONYA:

Hal sama sampaikan Budiono, tokoh pemuda setempat yang cukup disegani karena kerap memberi inspirasi positif kepada masyarakat Penagi.

Meski dirinya dari umat Konghucu, namun tidak jarang ia mendukung seluruh kegiatan sosial di Penagi.

Bukan saja pada kegiatan kepemudaan, namun juga pada kegiatan umat muslim di wilayahnya.

“Terima kasih untuk rekan rekan umat muslim yang sudah ikut membantu gotong royong di kelenteng untuk menyambut tahun baru IMLEK, Semoga kita selalu kompak terus dalam keberagaman amin,” ujar Budi.

Diketahui, berdasarkan Astrologi China, Tahun Baru Imlek 2019 dimulai pada hari Selasa, 5 Februari dan berakhir pada hari Jumat, 24 Januari 2020.

Ini merupakan “Tahun Babi Tanah” yang datang tepat setelah “Tahun Anjing Tanah” (2018) dan sebelum “Tahun Tikus Logam” (2020).

(Rky/Ntx)

BAGIKAN