Serikat Niaga Koperasi Pertama Indonesia Ahmadi And co Natuna

93

NatunaTerkini.com – Syerkah (koperasi) Ahmad ini didirikan berdasarkan inisiatif kerajaan Riau Lingga di Pulau Mida untuk membuka pusat budidaya pohon kelapa pada 1895. Hal ini dimaksudkan untuk menambah Pendapatan Asli (PAD) bagi kerajaan Riau Lingga.

Dan untuk memudahkan masyarakat pekebun dan pemerintah kerajaan dalam mengelola dan mengkoordinir dan pemungutan pajak maka didirikanlah sebuag koperasi yang diberi nama Syerkah Ahmadi, yang berfokus pada budidaya kelapa dan sirkulasi hasil kelapa tersebut.

Baca Juga..

https://www.kompasiana.com/rikyrinovsky/550066f0a33311e072510cef/sejarah-ahmadi-co-menembus-pasar-internasional

Melalui Koperasi ini, kerajaan setiap tahun memungut pajak hasil kopera yang dijual keberbagai wilayah yang ada di Pulau Tujuh, terutama sekali hasil kopera dan hasil bumi lainnya yang diekspor ke Singapura.

Waktu itu, wilayah Pulau Tujuh (Kabupaten Natuna), merupakan pusat pengahasil kelapa kering terbesar di Kerajaan Riau Lingga, sehingga bermunculanlah syerkah-syerkah yang tersebar di wilayah Pulau Tujuh seperti Syarikat (koperasi) Natoena Co. di Pulau Sedanau yang didirikan sekitar 1900 yang diplopori oleh Amir Raja Idris.

Kemudian Syarikat Ahmadi di Midai sekitar 1906 serta Syarikat Terempa (1913) yang juga dikenal dengan Syarikat Maatschappailijik kapital.

Koperasi Ahmadi yang terdapat di Pulau Midai itu kemudian dinyatakan sebagai koperasi tertua di Indonesia oleh Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta.

Namun, kiprah koperasi ini sebagai penunjang kesejahteraan kerajaan dan kesajahteraan masyarakat Pulau Tujuh perlahan-lahan diperlemah oleh penjajah Belanda dengan cara membubarkan Kerajaan Riau lingga.Kemudian kekuasaan atas koperasi tersebut diambil alih oleh Penjajah Belanda. (*)

Ahmadi And co Pulau Midai

BAGIKAN