Selain Batik Tikar Pandan, Kini Hadir Motif Bambu Kombinasi Cengeh Natuna

290

NATUNATERKINI.COM – Penutupan Pekan Expo yang disejalankan dengan malam pucak peringatan Hari Jadi Kabupaten Natuna ke-20, juga disemarakkan dengan launching motif batik tulis khas Kabupaten Natuna.

Ada 14 motif batik tulis khas Natuna yang merupakan hasil kreasi dari ibuk-ibuk PKK Desa Pengadah Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Motif batik tulis khas Natuna ini merupakan hasil kerjasama dengan mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang kemudian dikembangkan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Natuna,

Untuk menentukan motif batik tulis khas Natuna telah dipilih sebanyak 20 orang audien sebagai juri penilaian secara langsung.

Para audien dipilih terdiri dari berbagai kalangan yang mewakili masyarakat Natuna diantaranya unsur FKPD, Lembaga Adat Melayu (LAM), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi wanita dan tokoh pemuda.

Ketua Dewan PKK Kabupaten Natuna
Ny.Nurhayati Hamid Rizal.

Adapun 14 motif batik tulis khas Natuna yang diperkasai oleh Ketua Dekranasda kabupaten Natuna sebagai berikut:

1. Motif Latoh berpaduan dengan bunga karang, latoh yang merupakan tumbuhan rumput laut banyak tersebar dilaut Natuna.

2. Motif daun dan belimbing besi, merupakan salah satu tumbuhan khas yang dimiliki Natuna.

3. Motif daun pepaya.

4. Motif bunga cengkeh berpadukan bambu dan susunan tulang, motif ini mengambarkan bahwa di Natuna banyak tumbuh dengan subur pohon cengkeh yang menjadi salah satu penghasilan masyarakat dibidang perkebunan.

5. Motif gambar bambu berpaduan bunga dan buah cengkeh, motif ini menggambarkan bahwa di Natuna yang banyak tumbuh subur pohon cengkeh dan bambu.

6. Motif daun dan buah cengkeh berpaduan dengan pohon bambu, motif ini mengambarkan khasanah kekayaan alam Natuna, yang banyak ditumbuhi cengkeh dan bambu yang merupakan salah satu sumber penghasilan masyarakat

7. Motif batu dan pohon kelapa yang dipandukan dengan motif sisik ikan, sebagai gambaran bahwa dikabupaten Natuna banyak terdapat bebatuan geranit berukuran raksasa yang hampir tersebar diseluruh pulau serta pohon kelapa yang tumbuh subur, gambar sisik ikan merupakan gambaran salah satu kekayaan alam Natuna sumber yang lautnya kaya akan sumber daya ikan.

8. Motif sarang lebah madu, motif ini adalah gambaran salah satu potensi ekonomi masyarakat Natuna yaitu sebagai pentani pencari air madu.

9. Motif kembang semangkok, kembang semangkok merupakan tumbuhan khas yang ada ditanah melayu.

10. Motif perpaduan bunga dan daun cengkeh, motif ini juga mengambarkan Daerah yang subur akan tanaman cengkeh sebagai bagian dari Natuna yang masyarakatnya banyak memiliki kebun cengkeh.

11. Motif tikar yang berpaduan dengan bunga yang tumbuh merayap dibatu, motif tikar merupakan motif yang diambil dari bentuk tikar pandan yang merupakan salah satu kerajinan masyarakat Natuna.

12. Motif bunga bakau, motif ini diambil untuk menjelaskan bahwa disungai dan pantai Natuna banyak tumbuh subur pohon bakau yang merupakan tumbuhan salah satu tumbuhan yang dilindungi demi kelangsungan ekosistem sungai dan pantai.

13. Motif pemandangan yang terdiri dari perpaduan gambar rumah penduduk batu dan gambar awan, motif ini menceritakan tentang Natuna yang merupakan salah satu Daerah yang bagus untuk dijadikan tujuan wisata.

14. Motif pemandangan pantai berpaduan dengan pohon kelapa, gunung dan awan, motif ini mengambarkan bahwa kabupaten Natuna terdapat gunung-gunung kecil yang ada disetiap pulau.

Bupati Natuna H.A Hamid Rizal Hadir Hut Milad 20

Dari 14 motif batik tulis khas Natuna itu, telah ditentukan satu motif unggulan sebagai pemenang yaitu, motif nomor lima gambar bambu berpaduan bunga dan buah cengkeh, motif ini menggambarkan bahwa di Natuna banyak tumbuh subur pohon cengkeh dan bambu.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal mengatakan, bahwa cengkeh dan batang bambu merupakan salah satu ciri khas daerah yang berpenduduk sekitar 74 ribu jiwa tersebut.

Sementara warna biru muda sendiri melambangkan warna laut Natuna yang jernih dan alami. Ditambah luas wilayah Natuna yang terdiri dari 99,25 persen yang merupakan lautan. Sehingga bukan tanpa alasan, jika para audien memilih motif tersebut sebagai kain batik khas Natuna.

“Saya rasa sudah tepat, tidak salah lah itu audien memilih. Karna Natuna memang banyak pohon cengkeh dan bambu. Itu memang ciri khas daerah kita,” ujar Hamid.

Ia berencana kedepan akan membuat surat edaran, tentang pemakaian kain motif batik khas Natuna.

“Saya akan tekankan kepada pegawai agar memakai motif batik khas Natuna dalam acara tertentu. Ini salah satu langkah kita untuk mempromosikan potensi daerah,”tambah Hamid. (uds)

Sumber: Medako.co.id

BAGIKAN