Presiden RI Joko Widodo Beri Ucapan Selamat untuk Joe Biden

228
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris.

NATUNATERKINI.COM– Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan ucapan selamat kepada presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden dan wakilnya, Kamala Harris.

Joe Biden mengunci kemenangan atas rivalnya, Donald Trump, setelah berhasil mengumpulkan 290 suara elektoral di Pilpres AS 2020. 

Beberapa pemimpin dunia menyampaikan selamat kepada Presiden AS ke-46 tersebut, tak terkecuali Presiden jokowi.


Ucapan selamat disampaikan Jokowi melalui media sosial Twitter hingga Instagram.

Selain ucapan selamat, Jokowi juga menyampaikan harapan kepada Joe Biden dan Kamala Hariss.

Presiden RI berharap kemenangan Joe Biden ini bisa memperkuat kerja sama Indonesia dengan AS. 


“My warmest congratulations @JoeBiden and @KamalaHarris on your historic election. (Selamat terhangat saya untuk Joe Biden dan Kamala Harris atas pemilihan bersejarah Anda)

The huge turn out is a reflection of the hope placed on democracy.⁣ (Hasil yang sangat besar adalah cerminan dari harapan yang ditempatkan pada demokrasi)

Look forward to work closely with you in strengthening Indonesia-US strategic partnership and pushing forward our cooperation on economy, democracy and multilateralism for the benefit of our two people and beyond.

(Saya menantikan untuk bekerja sama dengan Anda dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia-AS dan mendorong kerjasama kita di bidang ekonomi, demokrasi dan multilaterralisme untuk kepentingan kedua negara kita dan seterusnya),” tulis Jokowi melalui akun Instagram @jokowi, Minggu (8/11/2020). 

Tampak dalam foto yang diunggahnya, menampilkan foto Jokowi yang disambut Joe Biden pada 27 Oktober 2015 lalu saat lawatan ke Naval Observatory, Washington DC.

Kala itu, joe Biden menjabat Wakil Presiden AS mendampingi Barrack Obama sebagai Presiden AS.

Presiden RI Joko Widodo Beri Ucapan Selamat untuk Joe Biden


Diberitakan sebelumnya, Joe Biden akhirnya berhasil memenangkan hasil suara dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS). Ia dinyatakan menang atas calon petahana Donald Trump pada 3 November 2020.  

Dalam pemilu ini Biden didampingi Kamala Harris sebagai wakil presiden. Hasil pemilu update pada Minggu (8/11/2020), Biden berhasil meraih 290 suara yang melebihi target 270 suara.

Sementara, Donald Trump hanya mendapatkan 214 suara. Hasil ini tentunya menunjukkan jika Biden dan Kamala berhasil untuk melenggang ke Gedung Putih.

Dalam periode kampanye dan debat capres, tercatat sedikitnya ada dua program kontroversial yang pernah diutarakan baik oleh Biden maupun Harris sebelum mereka terpilih. Apa saja?

1. Membela Hak Reproduksi Perempuan

Dalam kampanyenya, Harris menyatakan jika akan membela hak reproduksi dan hak untuk melakukan aborsi. Setelah kematian Hakim Ruth Bader Ginsburg, Harris berpendapat jika calon hakim MA yang dicalonkan Trump, Amy Coney Barrett bisa membalikkan Roe.v.Wade (keputusan penting MA AS) yang tak akan disetujui Harris.  

“Tidak ada masalah lain yang begitu merendahkan dan mencemarkan karya kehidupan Hakim Ginsburg, kemudian membatalkan keputusan penting dalam sejarah pengadilan yang membuatnya menjadi jelas, seorang wanita memiliki hak untuk membuat keputusan tentang tubuhnya sendiri,” ujar Harris melansir dari ABC News.  

Selain itu, dalam kampanyenya, Kamala berulang kali menyerukan kepada para pemimpin untuk mendengarkan para ilmuwan dan pakar tentang bagaimana menghadapi virus tersebut. Ia bahkan mengutuk penanganan pandemi Covid-19 ala Trump.  

2. Kirim Warga AS ke China, Pelajari Virus Covid-19

15 Oktober lalu, Biden mengatakan jika ia ingin mengirim warga AS ke China untuk belajar tentang virus Covid-19. Hal itu disampaikan Biden saat town hall meeting acara pengganti debat capres AS yang disiarkan oleh saluran TV ABC.  

Di kesempatan itu, Biden kembali menyerang Donald Trump dalam menangani kasus Covid-19 di AS. Menurutnya, Trump melewatkan banyak hal.  

Alih-alih menangani dengan tepat dampak Covid-19, Trump justru kerap mengucapkan pernyataan yang tidak benar.  

“Dia melewatkan peluang besar dan terus mengatakan hal-hal yang tidak benar (soal corona),” kata Biden.

Di sisi lain, Biden juga mengatakan ia akan bekerja sama dengan para gubernur jika terpilih sebagai presiden untuk mengamanatkan penggunaan masker.  

“Dia tidak berbicara tentang apa yang perlu dilakukan karena dia terus mengkhawatirkan, menurut saya, tentang pasar saham,” kata Biden mengkritik Trump.

Perlu diketahui, pasangan calon presiden dan wakil presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Haris keluar sebagai pemenang dalam pilpres AS 2020 yang digelar Rabu (3/11) waktu setempat.  

Keduanya berhasil mengungguli perolehan suara atas pasangan petahana dari Partai Republik, Donald J. Trump dan Mike Pence di Pennslyvania.(rky)

Melansir dari Teribunnews, CNN Projection, Biden bakal menjadi presiden terpilih ke-46 Amerika Serikat.

BAGIKAN