Pelancong Butuh Jaminan Protokol Kesehatan Saat Libur Panjang

302
Menteri Koperasi UKM Teten Masduki dalam talkshow.

NATUNATERKINI.COM – Libur panjang akhir tahun ini menjadi topik dari Pakar Satgas Penanganan Covid-19 dan UMKM, dikhawatirkan akan berdampak pada penyebaran Covid-19.

Hal ini menjadi perbincangan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki dalam Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM” di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Senin (26/10) siang.

Para pelancong akan tertarik berlibur di hotel, tempat wisata, dan restoran yang aman dari penularan Covid-19.


Mereka yang mau makan di warung, tidur di hotel, yang menerapkan protokol kesehatan akan merasa aman. Ini penting untuk kita yang akan merencanakan liburan,” ujar Menteri Koperasi UKM Teten Masduki dalam talkshow.

Teten menambahkan bagi konsumen atau turis bukan harga murah atau diskon barang. Melainkan jaminan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir.

Bagaimana protokol kesehatan untuk perhotelan, pesawat terbang, restoran, dan kafe mampu meyakinkan turis yang ikut sadar protokol kesehatan.

“Para turis pelesiran itu punya uang dan berpendidikan. Kalau disadarkan dengan protokol kesehatan memakai masker, makanan higienis, saya kira semua orang tidak takut untuk liburan,” ujar Menteri Koperasi UKM Teten Masduki.

Koordinator Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito mengatakan pelaku UMKM yang menerapkan protokol kesehatan bisa mendatangkan keuntungan. Salah satunya, kata Wiku, konsumen akan yakin untuk membelinya.

“UMKM kalau disiplin protokol kesehatan akan membuat keyakinan konsumen untuk membelinya. Ini saling menguntungkan,” ujar Prof. Wiku Adisasmito.

Ia menegaskan ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin.

“Entah itu dari konsumen atau UMKM-nya. Makanya harus gotong royong menjadi satu,” papar Prof. Wiku yang akan tetap bekerja meski libur panjang cuti bersama akhir pekan ini. (Ron)

Sumber: Okezone

BAGIKAN