Mitra PLN, Karya Satria Putra Lebarkan Sayap Ke Penjuru Tanah Air

251

NATUNATERKINI.COM – PT. KARYA SATRIA PUTRA ( PT. KSP) adalah mitra Perusahaam Listrik Negara (PLN) telah kerjasasama dengan PLN dari tahun 1990 sampai dengan sekarang kini kembangkan sayap sampai ke Pulau Natuna.

Perusahaan kontraktor mitra PLN yang berkantor pusat di Pekan Baru Provinsi Riau tersebut diketahui telah berhasil melakukan pekarjaan pemasangan jaringan baru dan instalasi listrik disejumlah daerah terpencil.

H.Hanafi Yuddin selaku Direktur Utama PT Karya Satria Utama mengaku Enjoy mengawali perjalanan karir dunia kelistrikan tahun 90 an hingga kini terus konsisten bangun Kemitraan jaringan Listrik tersebar berapa titik di Indonesia.

“Kita sudah masuk ke Natuna dan Serasan bangun kelistrikan Pembangkit dan Jaringan distribusi PLN untuk pertama kali nya itu sejak 1982, waktu itu masih sebagai pekerja di salah satu perusahan nasional dan pada akhirnya merintis KSP,” kata Hanafi berapa waktu lalu kepada media ini.

lebih lanjut dikatakannya, Tiang listrik beton kita sudah banyak digunakan untuk kepentingan pelanggan utama kami yaitu PT PLN (Persero) dan berbagai macam kebutuhan swasta yang mencakup konstruksi JTR (Jaringan Tingkat Rendah) dan JTM (Jaringan Tingkat Menengah) di perkotaan dan pedesaan.

“Pembangunan tiang listrik menggunakan tiang beton, kita pertama kali dan sampai sekarang masih eksis ,berawal tahun 2015 dengan mengerahkan pengankutan dan pendirian,”ujar Hanafi.

Melalui vendor (pemborong) wilayah Natuna telah berhasil memasang instalasi jaringan baru diwilayah kepulauan terpencil seperti Kelarik, Batubi, Selat Lampa, Sepempang, Pering, Rumah Sakit Auri, dan Kantor Camat Batubi serta jaringan expres fider Desa Binjai.

Guna mempercepat proses pembangunan instalasi kelistrikan khususnya di Natuna, PT. Karya Satria Putra telah menurunkan pekerja tetapnya dengan Koordinator, Sabirin, Leader Lapangan, Didik Purnomo, dan Teknisi Perlengkapan Administrasi, Roni Hidayat.

Vendor ini disiagakan khusus oleh perusahan guna mewujudkan terciptanya pelayanan yang benar-benar prima kepada masayarakat.

Pasca Kebakaran Mesin PLN Natuna Kembali Pulih

Pasca tragedi kebakaran melanda PLN Ranai, Kantor PLN Natuna melaksanakan syukuran pemulihan System’ Kelistrikan Natuna dan Penyerahan Bantuan Paket Sembako pun digelar, di Kantor PLN Ranai, Jalan Datuk Kahyang Wan Mohammad Benteng, Kecamatan Bunguran Timur. Selasa (15/1/2019) Pagi.

Acara syukuran ini dihadiri langsung oleh, Wakil Bupati Kab. Natuna Hj. Ngesti Yuni Suprapti, Ketua DPRD Yusripandi, para tokoh agama, Toko Adat dan Tokoh Masyarakat.

Dalam kesempatannya, GM PT PLN Unit Induk Wilayah Kepri, Irwan Syaputra, menyampaikan apresiasi kepada Tim PLN Ranai yang telah berkeja keras dalam pemulihan kelistrikan.

PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Natuna berhasil menambah cadangan daya di Sistem Kelistrikan Natuna bertambah sebanyak 975 kW. Ini sebagai upaya untuk penormalan kembali kelistrikan Natuna, setelah terjadinya gangguan listrik pada Rabu (10/1) ini hari.

Disamping itu, disebutkanya bahwa hal ini semua bisa terwujut atas kerjasama masyarakat dan stack holder hingga permasalahan sangat tinggi ini dapat diselesaikan dengan singkat.

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan rasa terima Kasih kepada Pemadaman kebakaran yang telah membantu, pada saat kejadian kebakaran pada tanggal 9 januari 2019 lalu.

PLN ULP menambah pasokan cadangan daya listrik dengan cara perbaikan dan pergantian kabel out going terhadap mesin sewa PT. BGP cummins 3×325 kW yang tidak mengalami gangguan.

Upaya tersebut berhasil dengan selesainya pekerjaan pada Kamis (10/01) pukul 23.30 WIB.

M. Irwansyah Putra mengatakan bahwa PLN juga menargetkan kesiapan satu unit Carterpilar dengan kapasitas 1.000 kW mesin PLTD Pian Tengah dengan pekerjaan pemeliharaan penggantian radiator.

“Dengan tambahan mesin ini, cadangan bertambah menjadi 1.975 kW. Sehingga, status Sistem kelistrikan Natuna dalam kondisi aman” kata Irwansyah dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai informasi, ada tiga status Sistem Kelistrikan. Yakni defisit, siaga dan aman.

Defisit apabila pasokan daya lebih kecil dari pada beban puncak. Sedangkan status siaga, jika daya mampu sama dengan beban puncak dengan kondisi tidak ada pemadaman.

Lalu kondisi aman adalah sistem kelistrikan memiliki cadangan yang cukup untuk beroperasi menggantikan apabila satu mesin tiba-tiba mengalami gangguan. (Rky/NT)

 

BAGIKAN