Meresahkan Kaum Ibu, Emak Emak di Letung Demo Minta THM Segera Ditutup

234

NATUNATERKINI.COM, ANAMBAS – Ratusan Emak Emak dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Kelurahan Letung dan Desa Landak Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) melakukan aksi unjuk rasa, Rabu siang 16 Januari 2019.

Para Emak Emak Itu cukup gerah melihat warung Remang remang terkasan tidak ditertibkan oleh tim Yustisi Pemkab Anambas.

Para pengunjuk rasa yang didominasi oleh emak emak itu, mendesak agar Tempat Hiburan Malam (THM) di tutup dan para Pekerja Sek Komersial (PSK) dikembalikan ke tempat asalnya.

“Kami dari emak emak menuntut agar ditutup tempat hiburan malam dan secepatnya dan dikembalikan para PSK ketempat asalnya,” cetus Sn warga gerah sambil berteriak di hadapan kerumunan aksi emak emak itu.

Wanita-wanita penghibur di tempat itu karena banyak suami mereka yang mengunjungi tempat itu, bahkan ada yang tak pulang berminggu-minggu.

Para Emak emak menilai aparat tak bernyali untuk menertibkan penyakit masyarakat di Kecamatan Letung, yakni desa Landak ini terpaksa melakukan tindakan dan menyisir sendiri ke lokasi hiburan tersebut dengan melakukan aksi demo.

“Suami kami kabur tidak betah di rumah berminggu-mingu. Bahkan ada sampai cerai rumah tangganya. Kami meminta kepada Pemkab Anambas agar cabut izin tempat hiburan malam itu,” teriak Para Emak emak.

“Sepertinya menjadi sarang esek-esek di tempat kami. Jika tidak dilakukan penertiban oleh Pemkab Anambas kami kaum ibu akan kembali turun seruduk para pekerja dan pemilik Tempat hiburan,” ancam salah seorang Emak emak yang kecewa dengan Pihak Kecamatan.

Aksi para ibu yang kecewa akan lambannya tindakkan tim yustisi itu berlangsung sengit.

Bahkan, salah seorang cewek penghuni Cafe itu labrak oleh kaum ibu dan dipaksa untuk menutup warungnya serta minta agar pulang ke kampung halamannya dan tidak mengulangi perbuatannya.

Aksi kecewa kaum ibu itu mesti dilakukan dalam luapan emosi dan kekecewaan, tetap berlangsung aman serta di bawah kawalan Polsek Polsek dan Danramil 04 Letung.

Danramil 04/Letung, Kapten Inf Janner Aruan
membenarkan aksi demo para ibu ibu itu, Dalam keterangan persnya, Danramil 04 Letung, Kapten Inf Janner Aruan mengatakan unjuk rasa berlangsung aman dan damai, para ibu-ibu menuntut agar THM ditutup dan PSK dipulangkan ketempat asalnya.

“Initinya dalam demo mereka menuntut, agar ditutup tempat-tempat hiburan malam dan meminta para PSK secepatnya dipulangkan ketempat asalnya,”terang Danramil Letung.

Dijelaskan Danramil, setelah melalui perundingan bersama Uspika, Waka Satpol PP Kabupaten Anambas, dinas terkait dan pemilik kafe, ahirnya ditemukan kata sepakat, bahwa untuk sementara para PSK yang berjumlah sekitar 25 orang ditampung di penginapan Miranti sambil menunggu proses pemulangan.

Rencananya, para PSK akan dipulangkan ke tempat asal masing-masing melalui jalur laut, menggunakan Kapal Bukit Raya pada hari Jum’at tanggal 18 Januari mendatang.

“Setelah menemui kata sepakat, ahirnya unjuk rasa selesai pada pukul 18.00 Wib, dan para ibu-ibu dan peserta demo kembali ketempat masing-masing,”terang Danramil.(sita WK)

Sumber: Kepri Media Group

BAGIKAN