Makan Malam Di Natuna Inilah Kesan Kajati Kepri, Bupati Hamid Pesan Ini

140

NATUNATERKINI.COM– Pemerintah Kabupaten Natuna ciptakan kesan, selama satu hari kujungan Kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Edy Birton beserta rombongan dijamu makan malam bersama.

Kegiatan itu berlangsung santai di pelantaran pantai Jelita Sejuba, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (3/9/2019) malam.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, Sekda Wan Siswandi, Agustian Sunaryo Asisten bidang intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Plh Kajari Natuna, Eri Yudianto dan Pimpinan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (FKPD).

Forum Pimpinan Daerah

Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutan menyampaikan, ucapan terimakasih kepada rombongan Kejaksan Tinggi Kepri, karena telah hadir dalam jamuan makan malam.

“Semoga jalinan Silaturahmi Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau tetap terus utuh,” ucapnya.

Hamid mengatakan, Natuna tidak punya kewenangan dilaut, wilayah bupati hanya sampai di bibir pantai saja, “Namun demkian, kalau ada hal hal dilaut mau tidak mau kami bersama unsur FKPD harus ikut menjalankan peran dalam hal penyelamatan Laut, Karena di perairan Natuna marak terjadi kasus pencurian ikan (Illegal Fishing),” pesan Bupati Hamid ke Kajati kepri.

Tingginya tingkat pencurian ikan, Sambung Hamid, sehingga pak Kapolres Ngeluh, Danlanal ngeluh, karena terlalu banyak anggota dari kapal ilegal Fishing itu tidak bisa ditampung karena para tahanan tidak bisa ditahan hanya diinapkan saja.

“Terkadang kalau siang hari, kita bisa lihat mereka para tahanan itu berkeliaran dijalan, dan kalau sudah sampai sidang bagi yang tekongnya itu di inapkan di kajari, sehingga pak kajari pusing juga, terlalu membeludak tahanannya,” sebut Hamid, menuturkan keadaan (Natuna) depan kajati kepri.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Edy Birton dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih yang mendalam dan tulus kepada Pemerintah Kabupaten Natuna yang telah memberikan sambutan hangat dengan acara ramah tamah tersebut.

” Saya berkesan di Natuna Alamnya indah, Acara semacam ini seakan menghilangkan jarak dan sekat di antara kita yang terbentang karena lain wilayah penugasan. Sekat yang tercipta karena tugas dan kewenangan yang berbeda. Dengan acara semacam ini kita yang tadinya belum kenal menjadi kenal, yang jauh menjadi dekat dan yang dekat bertambah dekat,” terangnya.

Mengagumi keindahan alam Natuna, Kajati berharap Pemkab Natuna dapat  mengembangkan dan memajukan wisata natuna merupakan anugrah tuhan sangat alami.

” Saya terkesan, berharap agar Pemerintah Kabupaten Natuna terus mengembang kan dan memajukan tempat wisata di Kabupaten Natuna alamnya indah sekali, ” dorongnya.

Lebih lanjut, Edy Birton menangapi sambutan Bupati Hamid, terkait kasus pencurian ilegal Fishing sangat marak terjadi akhir akhir ini.

Dia mengatakan, para pelaku ilegal Fishing akan dikenakan pidana kurungan atau pidana badan namun untuk WNA, hanya denda terhadap hal ini kalau WNA ada perjanjian Unclos yang mengharuskan kita hanya mengenakan pidana denda,

Hal demikian sambung Edy, ini seharusnya bisa penanganan ini bisa menyelesaikan masalah tapi malah menimbulkan masalah baru, karena ternyata setelah di vonis denda terpidana tidak bisa bayar karena tidak mampu, “Sehingga kita belum bisa eksekusi yang akibatnya juga kita harus merawat mereka padahal kita tidak punya tempat juga,” kata Edy Birton.

Namun kata Edy, persoalan ini udah kita sampaikan juga dan sudah dibahas ditingkat tinggi di jakarta agar penanganan itu menyelesaikan masalah.

“Cukup tinggi persentasi kasus ilegal fishing di kepri dan maluku, Pejanjian Unclos itu bisa tidak mengikat lagi ke kita agar perlakuannya juga bisa melakukan tuntutan dan nantinya putusan bisa pidana badan dan bisa menyelesaikan masalah,” tutup Edy.

Sebelumnya pada sore hari, bersama Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) , meninjau progres proyek penataan kawasan pantai kencana, Ranai Natuna dan Rabu pagi rombongam kajati kepri bertolak ke Tanjung pinang pakai Pesawat terbang.(Rky)

Sumber: Wartakepri.co.id

BAGIKAN