Keren Banget, 3 Mobil Ini Paling Dinanti di Awal 2019

347

NATUNA TERKINI.COM – Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru menjadi model yang banyak dicari di situs pencarian google.

Dua model kembar ini diperkirakan meluncur pada pertengahan Januari 2019.

Foto-foto Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru sudah banyak yang beredar di Internet, namun belum ada tanggapan resmi dari Toyota maupun Daihatsu tentang kebenaran foto-foto tersebut.

Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia merupakan model populer yang mengisi segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) bersama Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio, Nissan Grand Livina, dan Wuling Confero.

Model yang pertama kali diluncurkan pada 2003 ini termasuk jarang mendapatkan ubahan total (full model change).

Selama 15 tahun eksistensinya, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia tercatat baru sekali mengalami full model change yakni pada 7 November 2011. Selebihnya, hanya facelift dan penambahan varian.

Banyak yang berharap Toyota Avanza terbaru nanti merupakan model yang benar-benar baru seperti halnya All New Toyota Rush. Sayangnya harapan tersebut belum akan terwujud di model terbaru Toyota Avanza nanti.

Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mengatakan bahwa konsumen di Indonesia menyukai mobil dengan desain yang kompak namun memiliki fungsionalitas tinggi.” Juga memberikan kenyamanan dalam berkendara, baik pengemudi maupun penumpang,” kata Soerjo di kawasan Senayan, Jakarta, awal Desember 2018.

Soerjo menambahkan bahwa dari survey internal yang dilakukan Toyota, konsumen menyukai perubahan eksterior pada sebuah kendaraan. Konsumen, lanjut dia, juga menyukai fitur hiburan.

“Eksterior mereka suka yang baru. Kalau fitur, mereka menyukai hiburan. Bisa jadi nanti head unitnya baru,” ujarnya.

Rumor yang berkembang, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia akan menggendong mesin yang sama seperti pada Toyota Rush dan Daihatsu Terios, yakni mesin berkode 2NR-VE dengan konfigurasi 4 silinder ini mampu menghasilkan tenaga 104 ps dan torsi 136 Nm.

Aritnya, Xenia akan meninggalkan mesin lama mereka berkapasitas 1.300cc. Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia diperkirakan akan tetap mempertahankan sistem penggerak roda belakang.

Wuling Almaz

Satu model lain yang juga mendominasi pencarian di jagat maya adalah Sport Utility Vehicle (SUV) Wuling.

Model ini diperkirakan akan menggunakan nama Wuling Almaz. Sama seperti Toyota Avanza, foto-foto Wuling Almaz sudah banyak yang bocor di Internet.

Dealer-dealer Wuling umumnya memposting foto-foto yang diduga sebagai Wuling Almaz di akun sosial media mereka seperti Instagram dan Facebook.

Tenaga penjual Wuling bahkan terang-terangan menawarkan pemesanan atau booking kepada calon konsumen.

Dari foto-foto yang bocor, Wuling Almaz kemungkinan akan menggunakan monitor layar sentuh berukuran raksasa seperti yang diaplikasikan pada mobil listrik Tesla Model S.

Jika Tesla Model S menggunakan monitor layar sentuh 17 inci, Wuling Almaz mungkin akan menggunakan layar berukuran 10,4 inci atau sedikit di atasnya.

Beberapa mobil premium yang menggunakan monitor berukuran 10 inci di antaranya adalah BMW Seri 5, Jaguar XF, Chevrolet Bolt, dan Volvo S90. Seluruhnya produksi tahun 2017.

Layar sentuh berukuran besar menjadi tren yang dipakai mobil-mobil premium terbaru. Layar sentuh raksasa ini menjadi pusat pengatur berbagai fitur seperti penyejuk udara (AC), hiburan, navigasi, kaca jendela, sunroof, dan sebagainya.

Belum bisa dipastikan teknologi seperti apa yang akan diterapkan pada monitor raksasa Wuling Almaz.

Brand Manager Wuling Motor Indonesia, Dian Asmahani, belum bersedia berkomentar saat Tempo mengajukan pertanyaan terkait rencana peluncuran Wuling Almaz.

“Produk baru nanti ya mas, belum bisa konfirmasi apa-apa sekarang,” kata Dian saat dihubungi Tempo beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Dian sudah memastikan bahwa SUV Wuling terbaru nanti akan mengisi segmen SUV medium.

Mobil itu akan dipasarkan mulai semester pertama tahun 2019. “Semester pertama 2019 pasti meluncur dan akan bersaing di segmen medium SUV,” kata Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Motors Indonesia di Semarang, Sabtu, 1 Desember 2018.

Kemungkinan besar Baojun 530 atau Almaz nanti akan dilengkapi dengan mesin 1.5L turbo. Perkiraan ini mengutip keterangan yang tertera pada laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor Pemprov DKI Jakarta.

Mengacu pada pilihan mesin ini, rasanya tak berbeda jauh dengan yang ditawarkan sesama mobil Cina, DFSK Glory 580, yang secara resmi mulai dipasarkan di Indonesia pada 19 Juli 2018.

Glory 580 merupakan SUV 7 penumpang yang secara dimensi menyasar segmen Honda CR-V dan Nissan Terra.

Baojun 530 mengalami penyegaran pada Februari 2018 di Cina. Model ini dilengkapi dengan LED DRL (daytime running lamp), fog lamp, sunroof elektrik yang membujur dari kabin depan hingga kursi baris kedua, dan velg aluminium.

Secara dimensi, Baojun 530 memiliki dimensi panjang 4.655 mm, lebar 1.835 mm, dan tinggi 1.760 mm.

Dimensi ini beda tipis dengan milik Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, dua model yang bakal disaingi Baojun 530.

All New Toyota Fortuner memiliki dimensi panjang 4.795 mm, lebar 1.855 mm dan tinggi 1.835 mm.

Sedangkan Mitsubishi Pajero Sport memiliki Dimensi panjang 4.785 mm lebar 1.815 mm dan tinggi 1.805 mm. Dari komparasi ini, jelas Baojun 530 sedikit lebih kecil dibanding dua produk Jepang itu.

Dibagian mesin Baojun 530 dibekali 1.5L Turbo dan 1.8L.

Pada mesin 1.5L dilengkapi dengan turbo dan menggunakan transmisi otomatis DCT 6 percepatan. Mampu menyemburkan tenaga sebesar 150 hp.

Toyota Fortuner dibekali mesin diesel berkapasitas 2,4 L yang mampu menyemburkan tenaga 148 hp.

Mitsubishi Pajero Sport dibekali mesin diesel berkapasitas 2,4 L yang mampu menyemburkan tenaga 179 hp.

Mesin Baojun 530 atau Wuling Almaz memiliki kapasitas yang paling kecil hanya 1,5 L dibandingkan Fortuner dan Pajero Sport dengan mesin besar 2,4 L.

Tapi masalah tenaga mobil asal Cina ini mampu mengimbangi keduanya.(Ria/nt)

Sumber: Tempo.co

BAGIKAN