Kapal Kayu Pengangkut BBM Kerap Meledak, Menko Maritim akan Kirim Kapal Besi

182

NATUNATERKINI.COM – Akibat Kondisi Cuaca Ekstrim, serta Kapal penyalur BBM ke setiap pulau dinilai tidak teratur, mengakibatkan krisis BBM jenis premium.

Kondisi ini dirasakan hampir dalam sebulan terakhir, terutama yang terjadi di Kecamatan Pulau Laut Kabupaten Natuna.

Kebutuhan warga akan BBM untuk Transportasi selain Motor, Warga disana mengandalkan Tosa untuk aktifitas angkut Melaut.

” Stok BBM jenis Solar masih terbilang aman hanya saja Stok Bensin sangat menipis jikapun ada harganya cukup tinggi di ecer berkisar 8000/ liter,” Kata Sudirman, Camat Pulau Laut, Selasa (8/1/2019).

Masih kata Sudirman, Kondisi terkini terkait kelangkaan BBM Jenis Bensin warga biasa melakukan aktifitas melaut dan berkantor mesti berjalan kaki dari rumah.

” Biasanya pakai motor pergi kantor terpaksa jalan kaki untuk mengirit bensin,” katanya.

Harapan Sudirman, semoga kondisi ini tidak berlarut cukup lama penantian warga dan segera mendapatkan solusi cepat atas suplay Bahan Bakar Premium ini bisa bawa ke pulau laut dari kota Ranai Natuna.

Dalam waktu dekat ini, Kabupaten Natuna akan mendapatkan bantuan Kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) ke setiap pulau yang ada di wilayah perbatasan NKRI.

Bantuan Kapal pengangkut BBM ke pulau-pulau itu, rencananya akan diberikan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim).

Hal ini dikarenakan sudah seringnya kejadian kapal pengangkut BBM ke setiap pulau mengalami kebakaran ketika mengangkut BBM. Kapal penyalur BBM ke setiap pulau dinilai tidak memadai.

Maka melalui Menko Kemaritiman akan memberikan kapal pengangkut BBM yang  aman.

” Alhamdulillah, berkat usulan Bupati Natuna Hamid Rizal ke Menko Kemaritiman terkait permohonan bantuan kapal pengangkut BBM yang safety sesuai standar keselamatan Pertamina akhirnya mendapatkan tanggapan positif,” kata Kabag Migas Pemerintah Kabupaten Natuna Faisal, berapa waktu lalu dikutip Haluan.

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini pemerintah daerah diminta untuk menghadiri undangan pada pembahasan terkait rencana bantuan kapal pengangkut BBM sesuai standar keselamatan Pertamina yang diinisiasi oleh Kemenko Kemaritiman.

” Kita juga mendapatkan undangan Menko Kemaritiman untuk pembahasan rencana pemberian Kapal pengangkut BBM itu di Jakarta,” ungkapnya.

Ia berharap kehadiran kapal tersebut nanti dapat meminimalisir dan mencegah kecelakaan kapal pengangkut BBM.

” Keselamatan yang paling utama, dalam penyaluran BBM ke setiap pulau di Natuna. Jadi kita tidak ingin ada lagi kejadian korban jiwa karena kebakaran pompong yang belum lama ini terjadi,” tutupnya.

Namun Hinga kini kabar baik dari kementerian maritim terkait bantuan tersebut belum terdengar kapan akan disalurkan bantuan Natuna.(riky)

VIDEO: KAPAL SUPLAY BBM TERBAKAR BERAPA BULAN LALU DI NATUNA

Sumber: Wartakepri

BAGIKAN