Kampung KB, Upaya Penerapan Kegiatan Prioritas Pembangunan Natuna

100

NATUNATERKINI.com – Pemerintah Kabupaten Natuna membuka Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Batu Gajah Kecamatan Bunguran Timur.

Desa Batu Gajah merupakan yang ke-23 dari 32 kampung Keluarga Berencana (KB) telah di resmikan, dimana desa tersebut berpenduduk 1.093 jiwa terdiri dari 4 RW, 11 RT dan 310 KK.

Pemerintah Natuna memilih Desa Batu Gajah sebagai lokasi Kampung KB karena masih rendahnya partisipasi pasangan usia subur serta masih terdaftar dalam lokus penanganan stunting Nasional.

“Desa Batu Gajah kita pilih karena masih rendah partisipasi pasangan usia subur mengunakan kontrasepsi metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta merupakan salah satu Desa yang terdaftar dalam lokus penanganan stunting Nasional,”Ujar Asisten III  Izwar Aspawi.Kantor Desa, Selasa (27/11 2018).

Menurut Izwar, Pembentukan Kampung KB ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden agar manfaat Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil, dan wilayah nelayan.

“Progaram KB mempunyai arti sangat penting dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia sejahtera disamping program pendidikan dan kesehatan termasuk di negeri kita Natuna,”sebut Izwar.

lebih jauh dikatakan Izwar, Kampung KB merupakan miniatur program KB secara terpadu dan konprehensip.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Rizal Rinaldy, mengatakan, Kampung KB merupakan salah satu inovasi strategis dalam program kependudukan, KB serta pembangunan keluarga secara utuh dan terintegrasi dan dikelola serta diselenggarakan dari oleh dan untuk masyarakat ditingkat dusun dan Desa untuk mewujudkan keluarga berkualitas.

“Angka 32 merupakan yang terbanyak di Provinsi Kepulauan Riau, masyarakat Natuna cukup gesit bergerak secara halustik dan terintegrasi. Tentunya kita berikan uplous kepada petugas lapangan sebagai perencana kabupaten Natuna, karena para petugas dilapangan inilah pejuang kita di tengah-tengah masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan dibidang kesehatan dan keluarga berencana,”terangnya.

Kata Rizal, Desa Batu Gajah ini kita pilih sebagai salah satu pencanangan kampung Keluarga Berencana, “karena Desa Batu Gajah ini merupakan salah satu dari 10 Desa interpensis stunting dikabupaten Natuna,” ujarnya.

lanjut Rizal, Sementara Kabupaten Natuna merupakan satu-satunya Daerah interpensis stunting diprovinsi Kepulauan Riau, jadi kabupaten Natuna termasuk didalam 100 Kabupaten Kota interpensi stunting secara Nasional.

Stunting sambung Rizal, merupakan satu keadaan tinggi badan anak diumur 2 tahun itu kurang dari semestinya, anak umur 2 tahun itu semesti tinggi badannya 87cm namun masih ada 36% di Indonesia ini anak yang umur 2 tahun belum mencapai 87cm.

“Kalau di Natuna ada 26% anak mengalami stunting maka dari itulah Natuna menjadi salah satu Daerah interpensis stunting secara Nasional,” ujarnya.

Selain itu kata dia, Desa Batu Gajah merupakan Daerah interpensis stunting ada beberapa catatan program keluarga berencana yang masih kurang masih dibawah rata-rata.

Rizal Rinaldy juga berharap dengan adanya kampung KB perkembangan infarstruktur bisa lebih meningkat.

Sementara dalam penyampain profil kampung KB Desa Batu Gajah, Kades Batu Gajah Bakhtiar menjelaskan, data penduduk Desa Batu Gajah terdiri dari 4 Rukun Warga (RW), 11 Rukun Tetangga (RT), 310 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk 1093 jiwa, jumlah pasangan usia subur sebanyak 133 pasangan, jumlah yang mengikuti program KB sebanyak 99 orang.

“Kami ucapkan berterimaksih, kedepan untuk peningkatan pencapaian program KB petugas lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Desa Batu Gajah berkoodinasi dengan pemerintah Desa,” Harap Kadades.

kades juga berharap agar pemerintah kabupaten  bisa memenuhui permohonan dari masyarakat Desa Batu Gajah, mengeni sarana pedidikan SLTA, kawasan Mangrove dan Aikon Desa Batu Gajah dinilai sangat kurang.

“Semoga harapan masyarakat kita dapat menjadi catatan pemerintah kabupaten untuk perhatikan,” pungkasnya.

Dalam pencanagan Kampung KB ini, turut dihadiri oleh Asisten III Izwar Asfawi, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Natuna Rizal Rinaldy,

Danramil 01 / Ranai Mayor Inf. Hendra Gunawan, Koplsek Bunguran Timur Kompol. M.Sibarani, Forum Kabupaten Sehat, Tim Pengerak PKK, Sejumlah Organisasi perangkat Daerah (OPD), jajaran Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan masyarakat setempat.(*)

BAGIKAN