‘Kalimat Tauhid dan Merdeka’ Kata Prabowo Subianto dari Atas Pangung Membahana aksi Reuni 212

218

NatunaTerkini.com – Selain massa reuni akbar 212, para tokoh nasional juga turut hadir di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Minggu 2 Desember 2018. Salah satunya calon presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra itu membuat massa reuni kemudian meneriakan nama Prabowo.

Pasangan Sandiaga Salahuddin Uno itu memakai kemeja berwarna putih dan peci hitam.

“Prabowo! Prabowo! Prabowo!” teriak massa yang juga membawa-bawa bendera Tauhid dan Merah putih.

Prabowo sendiri sempat menyampaikan pidato singkat di atas panggung. Dia menyebut pidatonya singkat karena tidak diperbolehkan untuk berkampanye.

Kata sambutan berkisar 3 Menit itu dia mengutarakan di hadapan umat perkirakan mencapai 10 juta.

“Saya tidak akan panjang-panjang bicara, karena sebagaimana kalian ketahui, saya sekarang telah mendapat tugas dan amanah sebagai calon presiden RI, dan karena itu saya harus patuh dan mengikuti semua ketentuan,

Saya tidak boleh bicara politik pada kesempatan ini, saya tidak boleh kampanye,” tutur Prabowo.di atas panggung, Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018). diundang hari ini oleh panitia,” imbuhnya.

Prabowo menyampaikan, dia merasa bangga dengan banyaknya umat Islam yang hadir di Reuni 212. Prabowo menyebut merasa bangga karena massa datang dengan tertib.

“Ini kehormatan bagi saya, kebanggaan bagi saya, saya bangga melihat jutaan rakyat Indonesia, jutaan umat Islam, jutaan tapi damai, tertib, tadi saya datang dari Kebayoran, saya lihat keluarga-keluarga jalan dengan tertib, menggendong anaknya, tertib, damai, luar biasa, saya bangga hari ini, Saya bangga sebagai anak Indonesia, dan saya bangga sebagai Muslim di Indonesia,” tutur Prabowo.

Video Reuni 212.

Akhir sambutan Prabowo Sambungkan Kalimat Tauhid “Allahu Akbar dan akhiri salam Merdeka.

Selain Prabowo, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah juga turut hadir di lokasi. Kemudian juga hadir tokoh lain seperti Amien Rais, Djoko Santoso, Hidayat Nur Wahid dan lain-lain.(vivanews)

BAGIKAN