jumlah Geopark Bertambah Delapan Satu Dari Natuna

410

NatunaTerkini.com – Natuna sebagai kawasan Taman Bumi atau geological park (geopark) Nasional semakin terlihat.

Delapan  Geopark mendapat sertifikat sebagai geopark nasional sehingga kini Indonesia memiliki 15 geopark nasional.

Penyerahan sertifikat itu dilakukan di di Geopark Pongkor, Museum Tambang Antam, Kabupaten Bogor,Jumat, (30/11/2018).

Kabupaten Natuna Resmi Sandang Negeri Taman Bumi Nasional.
Bupati Natuna H.A Hamid Rizal Bersama Kadis Pariwisata Erson Gempa Menjemput Sartifikat geopark Natuna.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyaksikan penyerahan sertifikat pengakuan Status Geopark Nasional kepada delapan pemerintah daerah tempat taman bumi itu berada.

Taman bumi yang kini berstatus geopark nasional meliputi Geopark Pongkor di Bogor, Geopark Karangsambung-Karangbolong (Kebumen, Jawa Tengah), Geopark Meratus (Kalimantan), Geopark Silokek (Sijunjung, Sumatera Barat), Geopark Sawahlunto (Sumatera Barat), Geopark Ngaraisianok-Maninjau (Sumatera Barat), Geopark Natuna (Kepulauan Riau), dan Geopark Banyuwangi (Jawa Timur).

Dalam pidatonya Arief menyampaikan harapannya kepada para pemimpin daerah agar menindaklanjuti penetapan taman bumi di wilayahnya sebagai geopark nasional dengan berinvestasi untuk mengelola serta mengembangkannya.

“Harapannya geopark ini mensejahterakan masyarakat dan semakin melestarikan alam,” kata Arief.

Bupati Bogor Nurhayanti juga ingin pengakuan Geopark Pongkor-Bogor sebagai geopark nasional menjadi titik awal bagi pemerintah daerah mengembangkan wilayah Barat yang terdiri atas 18 kecamatan.

Luas Geopark Pongkor di Bogor sekitar 132.493 hektare terdiri atas Geosite Pongkor, Leuwiliang, Tenjolaya dan Parung. Bentang alamnya mencakup pegunungan, perbukitan, lembah hingga dataran.

Di antara geopark nasional yang ada di Indonesia, beberapa sudah mendapat pengakuan dari organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO Global Geopark), termasuk Geopark Gunung Batur, Gunung Sewu, Ciletuh dan Gunung Rinjani.

Sumber: ANTARA

BAGIKAN