Jembatan Bandarsyah Natuna Ada Ornament Melayu Seperti Flyover Batam

560
NATUNATERKINI.COM, NATUNA Sejumlah Titik Pembangunan jembatan penghubung di Kabupaten Natuna, kerjakan oleh Rekanan Kementerian PUPR, Direktorat Jendral Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah 1 Provinsi Kepulauan Riau, rampung akhir Desember 2018 lalu. Pembangunan kelima jembatan tersebut yakni, jembatan Sejuba, Tanjung, Bandarsyah, Sungai Ulu dan Sei bintang Cemaga Bunguran Selatan. Kehadiran infrastruktur jembatan, selain memperlancar arus lalu lintas juga dibuat indah dengan memasukan elemen budaya lokal sehingga bisa menjadi kebanggaan masyarakat dan menambah estetika kota. Sebab bukan hanya kokoh keindahan pada jembatan di jalur Bandarsyah menuju Kantor Bupati Bukit Arai itu tonjolkan. Terpampang Ornamen Khas Melayu kombinasi warna Kuning dan Hijau terkesan indah pada dinding jembatan. Bagi anda suka berfoto Ria bisa menambah koleksi foto wisata menarik pada Jembatan yang memiliki panjang 20 meter dengan type jembatan gelagar beton. Menurut Raja Malik pekerja dijumpai berapa waktu lalu mengatakan, Gambar terpasang pada dinding jembatan Bandarsyah merupakan corak motif Itik sekawan (Itik Pulang Petang). “ini bermakna menggambarkan tingkah laku hewan Itik selalu berjalan beriringan ketika petang hari akan pulang ke kandang serta mengambarkan tingkah laku berjalan beriringan serasi, bersahabat, kompak, bersama-sama, menjadi contoh bagi manusia akan arti kehidupan. Hal ini pun lalu digambarkan dan menjadi suatu corak motif untuk ukir dengan nama Motif Itik Pulang Petang atau Motif Itik Sekawan,” ujar Pria Asli Karimun itu. Cetakan Ornamen ini Lanjut Raja Malik, akan menghasilkan ornamen dengan motif sangat tegas, indah, elok, tajam, dan natural. Seolah-olah memang hasilnya merupakan pahatan asli dari batu. “Kita juga mencetak tempelan dinding menambah motif bunga julo sirih dengan full motif, dan relief yang tegas. cetakan ini kita olah bahan campuran serabut serta lumuran semen sehingga kokoh ,”kata Raja Malik. Kami diamanahkan oleh pak Raja Mardai merupakan Tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri dan tetua adat Natuna untuk mengontrol hasil Kerja. “Kita juga libatkan para pekerja lokal untuk melakukan mengecat cetak ornament dinding jembatan Bamdarsyah, rancangan gambar ini merupakan karya dari pak Raja Mardai,” sebut Raja Malik.
Sejumlah Pekerja sedang melakukan Aktifitas pengecetan pada dinding jembatan Bandarsyah Natuna
lebih jauh dikatakan Raja Malik, Tidak hanya di Natuna karya Rancangan Pak Raja Mardai, Ornament khas Melayu pada dinding Flyover Laluan Madani simpang Kepri Mall atau simpang Kabil kota Batam. “Kita Juga kerjakan Ornamen dinding dan pilar FO serta adanya lampu atraktif yang berganti warna sehingga sangat indah pada malam hari,” sebutnya. Dimana terdapat Ornamen Lebah Bergayut mencerminkan tentang rumah lebah madu yang dulu banyak terdapat di bumi Melayu Riau. Kemudian pada pilar jembatan terdapat ornamen besar berbentuk Bunga Tudung yang melambangkan perlindungan atau pengayoman. “Pada Dinding flyover kota Batam yang terdapat ornamen pucuk rebung memiliki filosofi harapan baik karena bambu merupakan pohon yang tidak mudah tumbang oleh tiupan angin,” pungkasnya.
Ornament Dinding flyover kota Batam karya Raja Mardai
Warga Natuna sangat bangga dan senang dengan diperhatikannya pembangunan oleh Pemerintah Pusat.Dimana kebanggaan masyarakat telah terwujud yang selama ini untuk menjadi akses jalan penghubung. ”Kami sangat bangga telah terbangunnya sejumlah jembatan di Natuna bisa membantu kami dengan cepat beraktifitas, kalau kami pergi kerja sudah bisa lebih dekat bang karena sudah ada jembatan ini,”ucap Mursalim Syah warga Ranai, sengaja melintas sore hari sambil ambil gambar Selfi jembatan, Kamis (16/1/2019). “Jembatan di Natuna udah pada bagus semua namun sayang sejumlah ruas jalan Aspal terlihat diberapa titik seperti Kelarik, Cemaga dan Tapau Kecamatan Bunguran Batubi masih belum mulus tampak berlubang lubang, kami minta agar pemerintah terus membangun untuk Natuna bang,”sambung Mursalim tetap optimis.(Rky/wk)
BAGIKAN