Inilah Sosok 2 Putra Pertiwi Tanjung Harapan Indonesia

175

NATUNA TERKINI.COM – Memandang semiotika potret ini, saya menggeledah relung akal dan kalbu. Menjernihkan mahkota pimikiran pribadi dari berbagai sudut pandang.

Pertama, pengetahuan awam yang saya miliki, bahwa jumlah penduduk Indonesia tidak kurang dari 250 juta jiwa.

Tersebar di 34 provinsi dari Aceh Darussalam di ujung barat sampai dengan ujung timur Papua.

Ternyata yang memenuhi syarat menjadi calon presiden pada Pilpres April 2019 mendatang, hanya 2 orang putra terbaik Indonesia? Bapak Ir. Joko Widodo dan bapak Jenderal purnawirawan Prabowo Subianto.

Saya hendak menuliskan, bahwa untuk memenuhi syarat sebagai calon presiden NKRI berdasar segala peraturan yang ada, itu tidaklah mudah.

Untuk hal ini, pikiran sederhana saya sebagai anak bangsa yang lahir dan besar di bumi pertiwi, mesti mengapresiasi dan berperan aktif mendukung ke 2 putra terbaik Indonesia ini menjadi pemimpin harapan seluruh rakyat Indonesia.

Yang 5 tahun masa jabatannya sebagai nakhoda terbaik dan terpercaya membawa kapal besar ibu pertiwi pada pelabuhan mensejahterakan, memakmurkan, mencerdaskan, memajukan Indonesia Raya disegala bidang kemanfaatan. Itu saja!

Kedua, pemikiran awam saya bahwa pesta demokrasi pilpres yang dilaksanakan secara bersamaan dengan pileg, ini untuk pertama kali akan diselenggarakan dalam sejarah NKRI.

Oleh karena ini merupakan visioner yang puturistik sebagai suatu pesta besar demokrasi rakyat Indonesia.

Maka kita semua mesti riang gembira, berbahagia, dan mensyukuri anugrah besar ini kepada Tuhan Yang Maha Indah. Pesta rakyat ini adalah pesta kemenangan dan prasasti sejarah untuk anak bangsa dan ibu pertiwi.

Siapa pun presiden terpilih tentulah kemenangan besar untuk seluruh komponen bangsa. Itu saja!

Ketiga, karena hajatan besar pilpres dan pileg adalah pesta demokrasi. Maka pertunjukan dan ataraksinya adalah ide dan gagasan cerdas dan mencerahkan untuk kemajuan dan kejayaan Indonesia Raya.

Seluruh komponen dan elemen bangsa, menikmati energi pesta demokrasi dengan rasa damai, nyaman, guyub, sejuk, dan tentu saja rasa aman lahiriah dan batiniah. Itu saja!

Keempat, dalam imajinasi pemikiran awam saya. Kelak siapa pun presiden dan pileg terpilih atas pilihan rakyat pemilih. Maka mereka adalah mewakili dan mendapat mandat dari kami seluruh rakyat Indonesia.

Amanahlah dalam kejujuran, kebenaran, keikhlasan, kesabaran, dan keadilan untuk membangun Indonesia hebat dalam segala bidang kehidupan. Itu saja!

Kelima, pemikiran awam saya bahwa ke 2 kandidat calon presiden NKRI terpilih dan dipilih oleh rakyat pemilih, pada pilpres mendatang adalah atas kehendak dan pengaturan Tuhan, untuk menggenapi takdirnya sebagai pemimpin NKRI.

Olehnya dan semestinya presiden terpilih mendatang memastikan dirinya untuk menyebarkan dan membumikan sikap dan karakter hidup egaliter, humanis, dan plural dengan energi besar mengasihi dan menyayangi untuk kejayaan Indonesia ku, kita, dan kami. Itu saja!

Salam perdamaian dan persaudaraan.

Ibu Pertiwi, 25 Desember 2018
photo koleksi brother Sirajuddin Ramly copas dari prof Wira Kesatria

BAGIKAN