Hadir di Reuni 212, Tokoh Palestina ini Yakin Al-Aqsa Segera bebas, Koran Palestina Turut kabarkan

431

 

NatunaTerkini.com – Seorang tokoh senior Palestina, Dr. Taisir Hamdan Sulaiman ikut hadir dalam acara Reuni Akbar 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta pada Ahad (2/12/2018). Kehadirannya langsung disambut baik oleh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, melalui penerjemah,  Dr. Taisir mengawalinya dengan menyampaikan salam dari masyarakat Palestina untuk rakyat Indonesia.

Ia kemudian mengungkapkan keyakinannya bahwa Masjid Al-Aqsa akan segera terbebas dari tangan orang-orang Yahudi Israel.

“Misi kami (rakyat Palestina) akan menjadi wakil kalian semuanya, kami akan siap membebaskan Palestina dan Masjid Al-Aqsa, Allahu Akbar,” kata Dr. Taisir.lansir dari Mi’raj News Agency.

Ia mengatakan, penentangan rakyat Palestina terhadap penjajahan dalam upaya membebaskan Palestina dan Masjid Al-Aqsa tak pernah padam sekalipun tentara Israel menangkap tokoh-tokoh Palestina untuk dihukum.

“Saya dan orang-orang seperti saya yang pernah mendekam di penjara Israel puluhan tahun tak pernah gentar menghadapi penjajah. Ketika 20 tahun kami dijebloskan ke dalam penjara, kami dibebaskan ketika ada perjanjian untuk penukaran tahanan,” katanya.

Dr. Taisir, pria yang berhasil menyelesaikan Strata-1 nya di dalam penjara Israel ini mengungkapkan, satu yang tak banyak orang ketahui adalah adanya sebuah universitas milik rakyat Palestina di dalam penjara Israel.

“Ada satu yang jarang diketahui oleh seluruh umat manusia, walaupun rakyat Palestina dijebloskan ke dalam penjara Israel, kami (rakyat Palestina) berhasil mendirikan sebuah universitas di dalam penjara Israel dan sudah melahirkan ribuan sarjana,” katanya.

Dengan kenyataan itu, Dr. Taisir sangat yakin Palestina dan Masjid Al-Aqsa akan segera bebas.

Ia juga yakin tangan-tangan umat Islam di manapun berada akan terus berupaya membebaskan Masjid Al-Aqsa meskipun tersisa satu orang saja.

Di kesempatan yang sama, perwakilan Hindu, Rajit Singh menyebut acara reuni alumni 212 merupakan gerakan damai dan tidak memandang suku dan etnis.

Oleh karena itu, ia ingin persaudaraan antar agama selalu terjaga di Indonesia.

“Kami terpanggil secara langsung alumni 212 dalam pendapat kami gerakan damai tidak memandang suku dan etnis.
Dengan ini terpanggil kami karena ini satu membantu persatuan bingkai kebangsaan ini.

Saya harap adanya ini datang langsung terpanggil menyaksikan perbedaan sesuai kebhinnekaan tunggal dan pancasila. Semoga 212 membawa kedamaian,” jelas Rajit lansir dari detik.com.

Surat kabar Koran Berbahasa Arab turut memberitakan aksi 212

Sebelumnya,  beredar luas media sosial surat kabar bertuliskan bahasa arab perkirakan berbasis di palestina turut memberitakan aksi Reuni 212.

Aksi mengangkat tema persaudaraan yang bersifat universal terbilang lancar dan sukses sampai terdengar ke pelosok belahan Dunia terlihat surat kabar cetak dan televisi menyiarkan aksi reuni 212. (MINA)

BAGIKAN