Generasi Muda Mesti Paham Pentingnya Peduli Lingkungan, Hari Sejuta Pohon

154

NATUNATERKINI.COM – Tampa disadari, jumlah pohon di dunia mengalami penurunan drastis. Beberapa disebabkan oleh bencana dan sebagian besar karena faktor manusia.

Di Indonesia sendiri, sebanyak 684.000 hektare hutan hilang setiap tahun. Otomatis jumlah pohon di Indonesia pun akan berkurang setiap tahunnya.

Pohon membuat lingkungan menjadi asri, udara semakin segar, juga mengurangi bencana seperti banjir atau longsor.

Ketika pohon berkurang, banyak masalah yang akan ditimbulkan ketika pohon berkurang, polusi udara, longsor karena tidak ada penopang tanah, dan masih banyak lagi.

Biasanya manusia melakukan hal-hal yang kecil tetapi berdampak besar.

Banyak sekali faktor yang menyebabkan hutan hilang dan pohon berkurang. Faktor mentalitas manusia adalah salah satunya.

Misalnya, menyalahgunakan hutan akibat keserakahan dengan melakukan penebangan secara liar atau membakar hutan, dan tanpa sadar dampak yang ditimbulkan sangat besar sekali.

Terbukti, masih banyak yang menyepelakan sebatang pohon yang faktanya dapat menyelamatkan dunia.

Kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya pohon, pada Hari Sejuta Pohon (10/01) seluruh siswa SMA Plus Al-Wahid mengajak masyarakat untuk melakukan kembali penghijauan.

Kurang lebih 100 pohon ditanam oleh siswa-siswi SMA Plus Al-Wahid untuk memperingati Hari Sejuta Pohon dan sebagai upaya melestarikan lingkungan.

“Melalui imbauan tersebut, SMA plus Al-Wahid ingin mengajak masyarakat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap lingkungan, tetap menjaga lingkungan sekitar dan meningkatkan kesadaran betapa penting dan berharganya sebuah pohon untuk kelangsungan hidup di masa sekarang, maupun di masa yang akan datang,” ujar Ketua OSIS SMA Plus Al-Wahid Manshurotun Nisa.

“Kegiatan hari ini, yakni menanam pohon dalam rangka memperingati Hari Sejuta Pohon Sedunia merupakan implementasi dari Kurikulum 2013 yang dipergunakan di sekolah kita.

Selain itu, tentu saja merupakan bakti kita sebagai insan pendidikan kepada lingkungan sekitar,” ujar Kepala SMA Plus Al-Wahid, Luki Abdurrahman.

“Atas nama Kepala Desa Tenjowaringin, saya sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan SMA Plus Al-Wahid pagi hari ini. Semoga gerakan peduli lingkungan ini bisa terus berlangsung demi terjaga dan lestarinya lingkungan hidup kita,” Kata Kustiawan Ahmad selaku perwakilan desa.(Adi/NT)

Sumber: Okezone.com

BAGIKAN