Foto Kakek di Rumah Makan Padang, Siapa Dia?

474

NATUNATERKINI.COM – Jika melihat foto seorang kakek berkopiah hitam di rumah makan padang, dia adalah Ungku Saliah.

Siapa sosoknya dan mengapa fotonya dipajang di setiap rumah makan padang biarpun tidak semua?

Adanya foto Ungku Saliah menandakan rumah makan tersebut adalah asli Pariaman, Semua foto Ungku Saliah selalu sama kepala berkopiah hitam yang sedikit miring ke kanan, berjenggot agak panjang, serta mengenakan kain sarung kotak-kotak yang dikalungkan di leher. Semua fotonya pun sudah pasti hitam putih.

Berbagai cerita dan literatur menyebut jika Ungku Saliah lahir sekitaran tahun 1887 dan merupakan penganut Mazhab Syafi’i. Ungku dikenal sebagai tokoh dan penyiar agama Islam di Pariaman.

Namun sayang, literatur yang membahas tokoh terkenal ini sangat jarang ditemukan. Cerita tentang Ungku hanya dari mulut ke mulut, generasi ke genarasi hingga kini tahun 2020.

Ungku Saliah adalah ulama, tokoh agama asli Pariaman.

Beliau anak dari pasangan Tulih (Ayah) dan Tuneh (Ibu).

Dilahirkan di Pasar Panjang Sungai Sariak, dan merupakan anak tertua dari empat bersaudara.

Ungku Saliah dipanggil oleh kedua orang tuanya dengan sebutan Dawat. Sementara teman dan keluarganya memanggilnya Dawaik.


Cerita yang berkembang, sejak kecil Dawaik sudah banyak menunjukkan keistimewaan dan kecerdasan.

Dawaik belajar ilmu agama Islam diusia 15 tahun, di Surau Kalampaian Ampalu Tinggi yang dipimpin Syekh Muhammad Yatim Tuangku Mudiak Padang.

Di surau itu, ia menempuh pendidikan pertamanya hingga mendapatkan gelar Tuanku Saleh atau Ungku Saliah.

Menurut sejarahnya, Ungku Saliah juga sempat berguru kepada dua ulama besar lainnya Seperti Syekh Aluma Nan Tuo di Koto Tuo, Bukittinggi dan memperdalam ilmu tarekat kepada Syekh Abdurrahman di Surau Bintungan Tinggi. Ungku Saliah wafat pada 3 Agustus 1974.


Ungku Saliah juga dipercaya mendapat kemampuan melebihi manusia biasa yang diberikan ALLAH SWT.

Beliau dipercaya bisa melihat beberapa kejadian yang akan datang, menyembuhkan orang sakit, berpindah dari satu tempat ketempat lain dengan cepat dan beberapa kelebihan lainnya.

Berdasarkan catatan sejarah, Ungku saliah juga pernah ikut berjuang dan membantu tentara kemerdekaan RI dalam perang melawan penjajahan Belanda.

Salah seorang pedagang di Padang Pariaman menyebutkan, memajang foto Ungku Saliah merupakan sebuah bentuk penghormatan.

Beliau juga sebagai contoh keteladanan orang Piaman yang telah berjasa mengajarkan ajaran Islam kepada Masyarakat Atas Izin Allah.

Penasaran? coba iseng klo makan di rumah makan padang perhatikan sekitar dinding nya. (Prokabar)

BAGIKAN