Kapolres Natuna Bersama FKPD Natuna Laksanakan Patroli di Pulau Terluar Senoa

171
Polres Natuna bersinergi dengan TNI dan FKPD laksanakan patroli di Pulau terluar, tepatnya di Pulau Senoa, Kecamatan Bunguran Timur

NATUNATERKINI. COM- Dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI, Polres Natuna bersinergi dengan TNI dan FKPD laksanakan patroli di Pulau terluar, tepatnya di Pulau Senoa, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu (30/12/2020).

Kab. Natuna yang letaknya cukup strategis dan berbatasan langsung dengan Negara tetangga seperti Kamboja dan Vietnam membutuhkan peran serta TNI-Polri dalam mengamankan pulau-pulau kecil terluar di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Di wilayah Kec. Bunguran Timur sendiri terdapat salah satu pulau terluar yaitu Pulau Senoa yang terletak sekitar kurang lebih 14 KM dari Desa Penagi.

Untuk menuju ke Pulau Senoa, Kapolres Natuna beserta rombongan harus menempuh perjalanan laut ± 30 menit dari pelabuhan Desa Penagi dengan menggunakan kapal Sea Rider Basarnas.

Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, mengatakan Polsek Bunguran Timur membawahi Lima Kecamatan yang terdiri dari, Kec. Bunguran Timur, Kec. Bunguran Selatan, Kec. Bunguran Utara, Kec. Bunguran Timur Laut, Kec. Bunguran Tengah.

“Kita harus bekerja ekstra dalam memelihara kamtibmas agar tetap kondusif. Hal ini tentunya berkat kerjasama dan hubungan yang baik antara Kepolisian, TNI dan masyarakat, sehingga segala informasi dan kejadian, dapat di deteksi sejak dini,” kata Kapolres.

Adapun yang ikut patroli ke Pulau Perbatasan yakni, Anggota DPRD Komisi 1 Wan Aris Munandar, Danlanal Ranai Kolenel Laut (P) Dofir, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, Kabasarnas Kab. Natuna Bpk. Mexianus Bekabel S.Sos, Fraksi Partai PAN Andes Putra dan Kasat Pol Air Polres Natuna AKP Zulkarnain.

Kapal kayu di dermaga Pulau Senoa. F/Kiki Firdaus

Kadisparbud Natuna, Hardinansyah Razani, menuturkan, dilansir dari Kepripedia, di pulau Senua pengunjung bisa menikmati semua keindahan alam yang ditawarkan. Hempasan ombak dibibir pantai memanjakan pemandangan.

Duduk manis di pinggir laut rasanya tidak cukup kalau belum mencoba snorkeling. Kekayaan bahari mengenai terumbu karang dan aneka safari di dasar laut menjadi sesuatu yang terus dicari banyak orang.

Daya tarik lain yang ada di pulau Senua yakni sebuah gua yang langsung menghadap ke pinggir laut. Dikelilingi batu karang yang curam, burung walet beterbangan bebas mengepakkan sayapnya. Lagi-lagi menambah suasana Senua menjadi lebih epik.

Setelah berada di sana, naiklah ke puncak gua. Dari sini kita dapat melihat pemandangan Gunung Ranai, Batu Sindu, dan Pantai Tanjung.

Jika mengunjungi Pulau Senua, disarankan untuk melewati Desa Sepempang lantaran jaraknya lebih dekat, hanya butuh waktu kurang lebih 15 menit. Untuk menuju ke sana, pengunjung bisa menyewa perahu atau pompong milik warga atau nelayan setempat.

Harga sewanya kurang lebih Rp 400.000 untuk sekali jalan (pulang pergi).Sepanjang perjalanan kita akan dimanjakan dengan pemandangan eksotis air laut jernih dan terumbu karang yang indah.

Apalagi pemandangan Gunung Ranai yang berdiri megah dan indah sangat menarik untuk dikunjungi. (ron)

SUMBERPolres Natuna
BAGIKAN