Pusdik Kowad Cetak Empat Puluh Prajurit Wanita Profesional

335

NATUNATERKINI.COM – Pusat Pendidikan Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Pusdik Kowad) pada tahun 2020 mendidik 40 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba ) Kowad berasal dari daerah Otonomi khusus Papua melalui jalur Bintara Kowad.

Dankodiklatad, Letjen TNI AM. Putranto, turut memberikan motivasi bagi siswa Dikmaba Kowad untuk berlatih dengan semangat walaupun di tengah pandemi Covid-19.

“Semua siswa disiapkan menjadi prajurit profesional melalui latihan yang didapatkan untuk menjadi prajurit profesional dan memiliki kemampuan yang sama seperti prajurit pria,” tutur Letjen TNI AM. Putranto, Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodiklatad, Senin (28/12/2020), saat peninjauan latihan teknik dasar pertempuran (Niksarpur).

Selama menjalani pendidikan ini, terdapat beberapa siswa Dikmaba Kowad yang juga terinfeksi Covid-19, namun semuanya telah sembuh dan dapat melanjutkan kembali latihan setelah menjalani karantina bahkan telah mendonorkan plasma darahnya bagi penderita Covid-19 lainnya.

“Jadikan itu semua sebagai penyemangat dan saling menyemangati satu sama lain, karena kalian dididik untuk mendapatkan kemampuan yang sama menjadi prajurit wanita Angkatan Darat yang profesional,“ ujar Dankodiklatad.

“Saya sangat bangga, ini adalah wujud profesionalisme sebagai seorang prajurit dan hati yang mulia sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan mendonorkan plasma darah bagi kemanusiaan,” tambah Dankodiklatad.

Pada kesempatan terpisah, Danpusdik Kowad Kolonel Caj (K) Dra. Maria I. Suparni, menjelaskan bahwa tahun ini, sebanyak 221 siswa termasuk juga 40 orang siswa yang berasal dari daerah otonomi khusus (Otsus) Papua menjadi siswa Dikmaba Korps Wanita TNI AD.

Pendidikan dilaksanakan selama lima bulan dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan militer diantaranya teknik dasar bertempur (Niksarpur) dan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri).

Dalam kegiatan latihan luar yang dilaksanakan oleh siswa Dikmaba Kowad.

Salah satu siswa Dikmaba Kowad asal Papua yang ditanya langsung oleh Dankodiklatad, yakni Prasis Laurina Paulina mengatakan bahwa dirinya sangat bangga menjadi prajurit TNI, terlebih lagi bisa mendonorkan darahnya.

“Saya merasa bangga dapat mendonorkan darah saya bagi kepentingan kemanusiaan, meskipun beda suku tapi saya bisa mendonorkan darah untuk penderita Covid-19 lainnya, ” ujar Laurina Paulina.

Tercatat pada tanggal 4 Desember 2020 dan 20 Desember 2020, sudah 41 siswa Dikmaba Kowad sudah menyumbangkan plasma konvalesen di RSPAD Gatot Subroto dan delapan siswa diantaranya sudah dua kali menyumbangkan plasma darahnya. (Din)

SUMBERDispenad
BAGIKAN