Selamat Dan Sukses, inilah 334 peserta lulus CPNS Kemenperin

401
ist

NATUNATERKINI.COM– Kementerian Perindustrian (Kemenperin) umumkan hasil integrasi seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) kelulusan akhir seleksi calon pegawai Negeri sipil (CPNS) Kemenperin tahun 2019.

Ada 18.646 pendaftar CPNS, tercatat 334 peserta telah lulus sebagai CPNS dari total 359 formasi dibuka. Dari 334 peserta lulus ini, ada 12 peserta dengan keterangan lulus P/L-1.

“Seluruh peserta lulus memenuhi persyaratan mereka mengikuti seluruh tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, validasi dokumen administrasi, serta tes SKD dan SKB,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono di  Jakarta, Senin, (2/11/2020).

Sigit menjelaskan, seleksi CPNS telah melalui proses dimulai sejak pengumuman pengadaan CPNS pada 8 November 2019 dan diakhiri dengan proses pemberkasan secara digital bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS.

“Pada seleksi CPNS Kemenperin formasi tahun 2019 ditentukan dua kategori kelulusan, yaitu P/L dan P/L-1,” kata Sigit.

Peserta dengan keterangan lulus P/L merupakan peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS, sedangkan kode P/L-1 merupakan peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS dikarenakan perpindahan formasi antara jenis formasi dalam jabatan/pendidikan yang sama.

Ia mengatakan peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi CPNS dapat melakukan sanggahan dengan cara login menggunakan akun masing-masing peserta pada portal https://sscn.bkn.go.id/ pada 1-3 November 2020.

Sanggahan tersebut, lanjutnya, hanya bisa dilakukan satu kali dan akan dijawab oleh panitia melalui portal SSCN BKN pada 1-4 November 2020.

Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS formasi tahun 2019 diwajibkan melakukan pemberkasan dengan melengkapi dokumen persyaratan administrasi sebagai syarat pengusulan NIP CPNS.

Proses pemberkasan tersebut akan dilakukan mulai 6 November 2020 secara digital melalui akun masing-masing peserta pada portal SSCN BKN dengan mengisi daftar riwayat hidup (DRH) dan mengunggah dokumen lain yang diminta dalam proses pemberkasan.

Ia mengatakan apabila dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau di kemudian hari diketahui terdapat keterangan pelamar yang tidak sesuai/tidak benar, maka panitia seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan. (ron)

Sumber: Redaksi24

BAGIKAN