Mantap, Petani Tersenyum Panen Jahe Untung

768
Sejumlah petani jahe di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) memyambut gembira kenaikan harga jahe. Untuk awal bulan Januari 2019, harga jahe mengalami kenaikan yang cukup tinggi mencapai Rp6.000 per kilogram.

NATUNATERKINI.COM, MEDAN – Sejumlah petani jahe di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) memyambut gembira kenaikan harga jahe.

Untuk awal bulan Januari 2019, harga jahe mengalami kenaikan yang cukup tinggi mencapai Rp6.000 per kilogram.

Saat ini, harga jahe di tingkat penampung sekitar Rp20.000 per kilogram dari sebelumnya Rp14.000 per kilogram. Harga jahe mengalami kenaikan semenjak pertengahan tahun 2018 lalu.

Awal tahun 2018, di tingkat penampung hanya Rp6.000 – Rp7.000 per kilogram.

“Mulai pertengahan tahun 2018, harga jahe terus mengalami kenaikan. Dari harga Rp7.000 per kilogram, sampai saat ini Rp20.000 per kilogram. Biasanya harga jahe naik turun, tapi dalam 8 bulan terakhir, harganya terus melonjak tinggi,” terang salah satu toke jahe, M.Manik di Porsea, Minggu (6/1).

Dengan harga jahe Rp20.000 per kilogram, petani pastinya mendapat keuntungan yang cukup besar.

Karena dengan harga Rp8.000 per kilogram saja, petani jahe sudah memiliki untung yang lumayan.

“Semenjak pertengahan tahun 2018, pasakon jahe sangat minim. Minimnya pasokan jahe, karena harga jahe anjlok. Jadi petani mungkin saja trauma menanam jahe. Harga jahe tidak pernah stabil,harga tergantung pasokan,” kata Manik. (MC Tobasa jantro/rik)

BAGIKAN