Syurga dibawah Telapak Ibu, Doa Ibu: Mampu Mengubah Takdir Anak

1287

NATUNATERKINI.COM – Islam pun kerap kali membahas tentang dahsyatnya doa seorang ibu bagi anaknya. Sudah banyak kisah yang membuktikan tentang kebenaran hal tersebut. Salah satunya, kisah yang terjadi di zaman Rasul.

Surga itu dibawah telapak kaki ibu” adalah kata kiasan betapa kita wajib mentaati dan berbakti pada ibu, mendahulukan kepentingan beliau mengalahkan kepentingan pribadi hingga diibaratkan letak diri kita bagaikan debu yang ada dibawah telapak kakinya bila kita ingin meraih Surga.

Surga Al-Aamiri berkata “Maksudnya ukuran dalam berbakti dan khidmah pada para ibu bagaikan debu yang berada di bawah telapak kaiki mereka,

mendahulukan kepentingan mereka atas kepentingan sendiri dan memilih berbakti pada mereka ketimbang berbakti pada setiap hamba-hamba Allah lainnya karena merekalah yang rela menanggung beban penderitaan kala mengandung, menyusui serta mendidik anak-anak mereka”.

Dalam ajaran Islam, sosok ibu begitu dimuliakan. Bahkan dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Ibu adalah sosok ” nomor satu” yang wajib dihormati.

Dari Abu Hurairah RA, ” Suatu saat ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW, lalu bertanya: Wahai Rasulullah, siapakah yang berhak aku pergauli dengan baik? Rasulullah menjawab: Ibumu! Lalu siapa? Rasulullah menjawab: Ibumu! Lalu siapa? Rasulullah menjawab: Ibumu! Sekali lagi orang itu bertanya: Kemudian siapa? Rasulullah menjawab: Bapakmu!”(HR Bukhari).

NONTON VIDEONYA:

Islam pun kerap kali membahas tentang dahsyatnya doa seorang ibu bagi anak-anaknya. Sudah banyak kisah yang membuktikan tentang kebenaran hal tersebut. Salah satunya sebuah kisah yang terjadi di zaman Rasulullah SAW.

Kisah ini diambil dari Kitab Imam Al-Hafizh Ibnu Abi Ad-Dunya Rahimahullah. Dari Anas bin Malik RA, dia bercerita, suatu hari kami menjenguk seorang anak muda dari Anshar (Madinah) yang sedang sakit berat.

Kami tidak beranjak dari sisinya sampai ajal menjemputnya. Lalu kami pun membentangkan kain untuk menutupi wajahnya. Ibunya yang sudah lemah dan tua berada di samping kepalanya.

Lalu kami menoleh kepadanya sambil menghiburnya dengan berkata, ” Berharaplah pahala dari Allah atas musibah yang menimpamu” .

” Apakah anakku sudah mati?” tanya wanita tua itu.” Ya,” jawab kami.

Lalu wanita tua itu mengulurkan tangannya ke langit sambil berdoa, ” Ya Allah, Engkau tahu bahwa aku pasrah kepada-Mu dan berhijrah kepada Rasul-Mu, dengan harapan agar Engkau berkenan menolongku dalam tiap kesulitan. Ya Allah, janganlah Engkau timpakan kepadaku musibah ini pada hari ini” .

Kemudian, dibukalah penutup wajah yang telah kami tutupkan kepada anak muda itu. Tidak berapa lama, anak muda itu hidup kembali.(Hds/Nt)

Sumber: Dream.co.id

BAGIKAN