Miris Kepala Daerah dari Kader ini Paling Banyak Kena OTT KPK, Kata Setara Institute

540

NATUNATERKINI.COM – Setara Institute menyebut Kader PDIP menjadi penyumbang terbanyak dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepanjang tahun 2018.

Berdasarkan catatan Setara Institute, delapan kepala daerah dari partai berlambang banteng moncong putih itu yang terjerat kasus korupsi.

Kedelapan orang tersebut antara lain mantan Bupati Ngada Marianus Sae, mantan Bupati Bandung Barat Abubakar, mantan Bupati Purbalingga Tasdi, dan mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar.

“Jika merujuk data, kader-kader PDIP justru yang menduduki peringkat pertama terjaring OTT KPK,” ujar Ketua Setara Institute, Hendardi, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2018).dilansir NatunaTerkini.com dari TribunJabar.com.

NONTON JUGA VIDEO SEDERET KADER PARTAI KENA OTT Hanya diChanel Artefax Media

Selain itu, masih ada nama mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, mantan Bupati Labuhan Batu Pangonal Harahap, mantan Bupati Buton Selatan Agus Deisal Hidayat dan mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

Hendardi melihat penindakan oleh KPK ini dilakukan tanpa pandang bulu.

Alasannya, kata dia, karena meskipun PDIP merupakan partai penguasa, tak luput dari OTT KPK.

Sementara itu, Ketua bidang Hukum, HAM dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan mengakui hal tersebut.

Trimedya Panjaitan menegaskan partainya tak memberikan toleransi kepada pelaku korupsi, termasuk para kadernya.

“Kalau ada (kader PDIP) yang terkena OTT dilakukan pemecatan segera dan kepada mereka tidak ada yang diberikan bantuan hukum,” kata Trimedya.

Dari data yang dihimpun SETARA Institute, Golkar menjadi partai kedua yang kadernya paling banyak terjaring OTT dengan jumlah 5 kader.

Demokrat, PAN, dan Nasdem sama-sama menyumbang dua kader sedangkan Partai Berkarya dan Perindo dengan satu kader.  (Vincentius Jyestha Candraditya/TribunJabar)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Setara Institute: Kader PDIP Ranking Pertama Terjaring OTT KPK Sepanjang 2018.

BAGIKAN